Petunjuk keselamatan catu daya tak terputus UPS, tindakan pencegahan pemasangan, pemeliharaan dan perawatan.
Artikel ini terutama memperkenalkan UPS tanpa gangguanCatu Dayapetunjuk keselamatan, tindakan pencegahan pemasangan, pemeliharaan dan perawatan.
1. Petunjuk keselamatan
● Meskipun UPS tidak terhubung ke listrik, soket keluaran dayanya masih memiliki tegangan 220VVoltase.
● Untuk mengurangi risiko sengatan listrik yang disebabkan oleh pembumian peralatan beban yang buruk, catu daya input AC harus diputuskan saat memasang saluran sinyal antarmuka komputer, dan catu daya hanya dapat disambungkan setelah semua konektor sinyal tersambung.
● Bila UPS dihubungkan ke catu daya input AC dengan kabel ground, maka UPS harus dilengkapi dengan pelindung sirkuit cabang (circuit breaker) yang sesuai. Menghubungkannya ke jenis soket lain dapat menyebabkan cedera akibat sengatan listrik.
● Jika kabel pengisi daya atau kabel daya perlu diganti, harap membeli bahan baku dari stasiun layanan atau dealer kami untuk menghindari pemanasan atau percikan karena kapasitas tidak mencukupi, yang dapat menyebabkan kebakaran.
● Jangan menggunakan api untuk merawat baterai atau kemasan baterai, karena dapat meledak dan melukai orang.
● Jangan membuka atau merusak baterai. Elektrolit yang meluap sangat beracun dan berbahaya bagi tubuh manusia.
● Harap hindari hubungan arus pendek pada kutub positif dan negatif baterai, jika tidak akan menyebabkan sengatan listrik atau kebakaran.
● Jangan membuka casing UPS sendiri, ada risiko sengatan listrik.
● Jangan sentuh terminal sambungan baterai. Sirkuit baterai tidak terisolasi dari sirkuit tegangan input, dan akan ada bahaya tegangan tinggi antara terminal baterai dan tanah.
● Tidak cocok untuk menghubungkan peralatan listrik seperti pengering rambut dan pemanas listrik untuk memastikan keamanan mesin.
【Catatan】
☆ UPS memiliki tegangan tinggi. Demi keselamatan pribadi, harap konsultasikan dengan staf profesional dealer jika Anda memiliki pertanyaan.
☆ Jangan mencoba memperbaiki UPS. UPS tidak berisi komponen apa pun yang dapat dirawat oleh pengguna dan UPS ini mengandung tegangan yang berpotensi berbahaya. Perbaikan hanya dapat dilakukan oleh personel perawatan yang berkualifikasi dan terlatih oleh pabrik. Jika pengguna memperbaiki atau memodifikasinya sendiri, garansi akan dibatalkan.
2. Tindakan pencegahan pemasangan
● Area tempat UPS ditempatkan harus memiliki ventilasi yang baik dan jauh dari air, gas yang mudah terbakar, dan bahan korosif.
● Tidak cocok untuk pengukuran dan penempatan. Saluran masuk udara di bagian bawah panel depan, saluran keluar kipas di penutup belakang, dan saluran masuk udara di sisi kotak harus dijaga agar tidak terhalang.
● Suhu sekitar UPS harus dijaga antara 0℃ dan 40℃.
● Jika mesin dibongkar dan digunakan pada suhu rendah, tetesan air dapat mengembun. Pastikan untuk menunggu hingga bagian dalam dan luar mesin benar-benar kering sebelum memasang dan menggunakannya, jika tidak, ada risiko sengatan listrik.
● Harap letakkan UPS di dekat soket masukan AC sehingga Anda dapat mencabut steker masukan AC dan memutus aliran listrik jika terjadi keadaan darurat.
【Catatan】
☆ Saat menghubungkan beban ke UPS, Anda harus terlebih dahulu mematikan beban, lalu menyambungkan kabel, dan kemudian menghidupkan beban satu per satu.
☆ Hubungkan UPS ke soket khusus dengan perangkat proteksi arus lebih.
☆ Soket listrik yang digunakan harus dihubungkan ke terminal ground pelindung.
☆ Terlepas dari apakah kabel daya input dicolokkan ke soket AC, output UPS dapat dialiri listrik. Mematikan UPS tidak menjamin bahwa komponen internal tidak dialiri listrik. Jika Anda ingin membuat UPS tidak memiliki output, Anda harus terlebih dahulu mematikan sakelar dan kemudian membatalkan pasokan listrik AC.
☆ Bila Anda perlu menghubungkan beban induktif seperti motor, monitor, dan printer laser, karena daya awal yang digunakan terlalu besar, saat memilih UPS, kapasitasnya harus dihitung berdasarkan daya awal. Daya awal umumnya dua kali daya terukur.
☆ Jika Anda menghubungkan generator, ikuti langkah-langkah di bawah ini:
Nyalakan generator, tunggu hingga berjalan dengan stabil, hubungkan daya keluaran generator ke input UPS (pastikan UPS tidak memiliki beban pada saat ini), lalu nyalakan UPS sesuai dengan prosedur startup, dan setelah UPS menyala, hubungkan beban satu per satu (disarankan untuk memilih kapasitas generator dengan kapasitas dua kali lipat dari UPS).
3. Pemeliharaan dan perawatan
● Baterai model standar diatur oleh katup, perawatannya mudah, dan hanya perlu diisi ulang secara berkala untuk mendapatkan masa pakai yang diharapkan. Saat UPS tersambung ke sumber listrik, baterai akan selalu terisi daya, baik saat dinyalakan maupun tidak, dan menyediakan fungsi perlindungan terhadap pengisian daya berlebih dan pengosongan daya berlebih.
● Jika UPS tidak digunakan dalam jangka waktu lama, disarankan untuk mengisi dayanya setiap empat hingga enam bulan.
● Dalam keadaan normal, masa pakai baterai adalah tiga hingga lima tahun. Jika kondisinya buruk, baterai harus diganti terlebih dahulu. Saat mengganti baterai, penggantian harus dilakukan oleh tenaga profesional.
● Baterai tidak boleh diganti satu per satu. Saat mengganti seluruh baterai, ikuti petunjuk dari pemasok baterai.
● Dalam keadaan normal, baterai harus diisi dan dikosongkan setiap empat hingga enam bulan sekali, dan waktu pengisian tidak boleh kurang dari 12 jam setelah baterai dikosongkan hingga ke kondisi mati.
● Di area bersuhu tinggi, baterai harus diisi dan dikosongkan setiap dua bulan sekali, dan waktu pengisian tidak boleh kurang dari 12 jam untuk mesin standar.

